Relawan Online PDIP

November 14, 2008

Partai politik peserta Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD Indonesia 2009

Filed under: Uncategorized
Partai politik peserta Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD Indonesia 2009
Partai politik nasional

Partai Hati Nurani Rakyat (1) | Partai Karya Peduli Bangsa (2) | Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (3) | Partai Peduli Rakyat Nasional (4) | Partai Gerakan Indonesia Raya (5) | Partai Barisan Nasional (6) | Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (7) | Partai Keadilan Sejahtera (8) | Partai Amanat Nasional (9) | Partai Perjuangan Indonesia Baru (10) | Partai Kedaulatan (11) | Partai Persatuan Daerah (12) | Partai Kebangkitan Bangsa (13) | Partai Pemuda Indonesia (14) | Partai Nasional Indonesia Marhaenisme (15) | Partai Demokrasi Pembaruan (16) | Partai Karya Perjuangan (17) | Partai Matahari Bangsa (18) | Partai Penegak Demokrasi Indonesia (19) | Partai Demokrasi Kebangsaan (20) | Partai Republika Nusantara (21) | Partai Pelopor (22) | Partai Golongan Karya (23) | Partai Persatuan Pembangunan (24) | Partai Damai Sejahtera (25) | Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (26) | Partai Bulan Bintang (27) | Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (28) | Partai Bintang Reformasi (29) | Partai Patriot (30) | Partai Demokrat (31) | Partai Kasih Demokrasi Indonesia (32) | Partai Indonesia Sejahtera (33) | Partai Kebangkitan Nasional Ulama (34) | Partai Merdeka (41) | Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (42) | Partai Sarikat Indonesia (43) | Partai Buruh (44)

Partai politik lokal Aceh

Partai Aceh Aman Seujahtra (35) | Partai Daulat Aceh (36) | Partai Suara Independen Rakyat Aceh (37) | Partai Rakyat Aceh (38) | Partai Aceh (39) | Partai Bersatu Aceh (40)

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Filed under: Uncategorized

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) adalah salah satu partai politik besar yang ada di Indonesia saat ini. Lahirnya PDI-P dapat dikaitkan dengan peristiwa 27 Juli 1996. Hasil dari peristiwa ini adalah tampilnya Megawati Soekarnoputri di kancah perpolitikan nasional. Walaupun sebelum peristiwa ini Megawati tercatat sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia dan anggota Komisi I DPR, namun setelah peristiwa inilah, namanya dikenal diseluruh Indonesia.

Setelah dibukanya kehidupan kepartaian politik oleh Presiden Habibie, untuk menyongsong Pemilu 1999, PDI-P didirikan. Dalam Pemilu ini, PDI-P memperoleh peringkat pertama untuk suara DPR dengan memperoleh 151 kursi. Walaupun demikian, PDI-P gagal membawa Megawati ke kursi kepresidenan, karena kalah voting dalam Sidang Umum MPR 1999 dari Abdurrahman Wahid, dan oleh karenanya Megawati menduduki kursi wakil presiden. Setelah Abdurrahman Wahid turun dari jabatan presiden pada tahun 2001, PDI-P berhasil menempatkan Megawati ke kursi presiden.

Dalam Pemilu legislatif 2004, perolehan suara PDI-P turun ke peringkat kedua, dengan 109 kursi. Untuk Pemilu presiden 2004, PDI-P kembali mencalonkan Megawati sebagai calon presiden, berpasangan dengan KH Hasyim Muzadi sebagai calon wakil presiden.

Kongres I PDI-P berlangsung di Semarang, Jawa Tengah pada tahun 2000.

Kongres II PDI-P

Pada 28 Maret 2005, Kongres II PDI-P dibuka di Sanur, Bali, di tengah aksi sekelompok kader yang meminta reformasi di dalam tubuh PDI-P dan terkumpul dalam "Gerakan Pembaruan PDI-P". Kongres ditutup pada 31 Maret, dua hari lebih cepat dari yang direncanakan, dengan terpilihnya kembali Megawati Soekarnoputri secara aklamasi oleh sekitar 1.000 utusan PDI Perjuangan dari seluruh Indonesia sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan periode 2005-2010 beserta sejumlah pengurus lainnya. Sadar akan tuntutan proses regenerasi kepemimpinan dalam tubuh Partai, Megawati menunjuk Pramono Anung Wibowo, seorang politisi muda, sebagai Sekretaris Jenderal. Sedangkan Guruh Sukarnoputra, adik Megawati, yang sebelumnya ikut dalam bursa calon Ketua Umum, terpilih sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan